ANNIVERSARY

Jumat, 15 Juli 2016

Namanya "anniversary", merupakan sebuah nama hari. Hari apa? Hari khusus untuk seseorang, dua orang, atau sebuah kelompok.
Namun kali ini sy ingin membiat opini tentang 'hari khusus' itu dalam sisi berpasangan.
Anniversary, ya kadang orang katakan ia sebuah tanggal resmi untuk dua orang merajut sebuah hubungan.
Ketika anniversary datang, banyak 'kata-kata' di luncurkan manis, romantis, penuh cinta di bawa ke media sosial. Memberitahukan kepada orang bahwa mereka (dua orang tersebut) masih bertahan.
Apakah itu salah?
Tidak, untuk saya.
Tetapi, anniversary untuk saya jauh dari makna perayaan. Perayaan hanya salah satu bingkai, dan kata manis di media sosial adalah kertas pembungkusnya. Agar terlihat dan terkemas lebih indah.
Anniversary untuk saya merupakan hari untuk dua orang melakukan lebih. Lebih apa?

Anniv membuat kita lebih berserah, berserah mendokan hubungan agar tetap dalam ridha dan bimbingan Tuhan, tetap berjalan dalam langkah-Nya, dan jauh dari sesuatu yang membuat kita jauh dari diri-Nya.

Anniv membuat kita lebih dewasa, dewasa bahwa hubungan yang telah dibangun bukan merupakan hal yang nanti akan menyakiti salah satu pihak, atau keduanya. Bahwa hubungan atas dasar ketulusan dan dibangun dalam bingkai kebijaksanaan, kesabaran, dan paling penting adalah memahami. Karena orang dewasa, berprinsip untuk saling membesarkan. Bukan saling menyakiti.

Anniversary membuat kita lebih mengingat. Mengingat bahwa perjalanan di depan masih panjang, tujuan akhir kita yang begitu telah kita susun rapi harus dimenangkan. Mengingat bahwa di setiap perjalanan akan ada waktu jika salah satu dari kita akan khilaf untuk lupa menjadi bijaksana, lupa menjadi saling mengerti. Maka, disetiap anniversary siapkan hati mu, yang sempit menjadi luas. Yang telah luas, menjadi lebih luas. Siapkan sabuk pengaman kita, ikat dengan kencang, agar ketika hari itu tiba, kita tidak menyerah, tidak jatuh, dan tidak mencari pelarian. Siapkan kompas dan peta kita, juga lampu penerang. Agar ketika hari itu tiba lagi, kita tidak kehilangan jalan menuju 'tujuan' kita, tidak kehilangan cahaya-cahaya cinta yang kita punya untuk terus berjalan.

Anniversary membuat kita lebih menjadi seorang pejuang. Seorang pejuang tidak akan pernah lupa mengapa mereka harus berjuang. Maka, di hari anniversary kita seorang pejuang akan mengingat kembali, bagaimana perjuangan kita untuk membuat hubungan ini hingga detik ini. Mengingat kembali perjuangan dan niat awal mengapa kita mau berjuang bersama. Berpersng melawan dunia bersama. Karena saya yakin, seorang pejuang tidak akan berbicara dua kali. Niat awal untuk hubungan ke sebuah tujuan akan terus ia ingat, simpan, dan di perjuangkan. Karena seorang pejuang, tidak akan menjadi pejuang jika ia berkhianat.

Anniversary membuat kita lebih merendah. Merendah dengan ego masing-masing. Saya memilihmu karena saya percaya kamu orang hebat, juga diriku dipilihmu karena itu. Maka, orang hebat akan selalu mempunyai 'prinsip hidup'. Kita bukan pasangan yang lemah dan gampang menyerahkan? Kita bukan pasangan bodohkan? Makanya, kita ini mempunyai prinsip hidup masing-masing, gaya hidup masing-masing. Tapi, lebih merendah kepada mu dan kamu kepadaku, kita akan lebih mendapatkan jalan hubungan ini. Kita tidak bisa jalan di "gaya" masing-masing. Karena kita bukan hidup masing-masing. Dengan merendah, kita bisa mengesampingkan prinsip yang ada. Prinsip ini kita pakai untuk orang lain. Tetapi untuk berdua, tidak ada prinsip, tidak ada 'gaya', tidak peduli orang mengatakan apa, "lebay", "alay" dan masih banyak lagi kata-kata anak gaul saat ini. Karena yang tau tujuan kita, adalah kita berdua. Maka, untuk apa lebih mendengar kata orang lain?

Anniversary membuat kita lebih cerdas. Cerdas membuang sebuah ke khilafan pasangan, menaruhnya dalam pembungan sampah yang gelap, panas, dan akan menguap kemudian hilang. Sebagai yang membuat kesalahan? Anniversary kali ini harus membuat kita lebih cerdas. Orang cerdas tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Apalagi kesalahan yang dapat membuat hubungan begitu sesak, sempit, dan layak tempat tidak bisa dihuni. Lupakanlah, cerdaslah mengingat segala hal manis, kenangan baik dari pasangan. Cerdas lah, jangan melakukan kesalahan yang sama. Cerdas lah, menjadi orang yang jujur. Karena cuma keledai yang mau jatuh di lubang yang sama. Kita manusia kan? :)

Jadi.. Itu makna untuk saya. Tidak perlu dikemas dengan bingkisan mewah. Sederhana saja lebih indah kan? :)

Rumah, 23.00 WITA, 14 Juli 2016.
@gnapangeran

0 komentar:

Posting Komentar